Mangan adalah unsur kimia bernomor atom 25 dengan simbol Mn. Unsur ini berada pada periode 4, golongan 7, blok d. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Ar] 3d5 4s2.
Nomor atom25
Bobot atom standar54.938043(2)
Golongan7
Periode4
Blokd
Konfigurasi elektron[Ar] 3d5 4s2
Struktur elektron
Apa yang mengendalikan kimianya
Subkulit d ikut menentukan kimia Mangan. Pada logam transisi, tingkat energi elektron yang berdekatan memungkinkan beberapa keadaan oksidasi, pembentukan kompleks koordinasi, dan aktivitas katalitik.
Konfigurasi elektron Mangan adalah [Ar] 3d5 4s2. Ketika elektron dilepas atau disusun ulang dalam senyawa, pengisian orbital d dapat berubah dan memengaruhi warna, kemagnetan, ikatan, serta reaktivitas.
Bentuk kimia
Senyawa, ion, dan material
Bentuk kimia penting Mangan mencakup logam dan paduan, oksida, halida, serta kompleks koordinasi. Elektron s dan d yang berdekatan energinya memungkinkan beberapa keadaan oksidasi; ligan dapat mengubah warna, kemagnetan, dan reaktivitas secara kuat.
Sifat fisik
Keadaan dan perubahan fase
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 7.21 g/cm³. Titik lelehnya 1 519 K (1 246 °C). Titik didihnya 2 334 K (2 061 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Keberadaan dan kegunaan
Di mana Mangan ditemukan dan digunakan
Dalam praktik, Mangan dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan metalurgi dan baja, baterai dan biologi. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Dalam praktik
Contoh kegunaan nyata
Metalurgi dan baja
Dalam aplikasi metalurgi dan baja, Mangan atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Baterai
Mangan digunakan pada kimia baterai tertentu sebagai bahan elektroda, elektrolit, atau komponen aktif; perannya bergantung pada senyawa dan desain sel.
Biologi
Dalam aplikasi biologi, Mangan atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Posisi periodik
Apa yang ditunjukkan unsur tetangga
Mangan berada pada periode 4, golongan 7. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Kromium; Besi; Molibdenum; Teknesium; Rutenium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Data referensi
Sifat fisik dan atom
Klasifikasilogam transisi
Fase pada suhu kamarpadat
Kulit elektron2 · 8 · 13 · 2
Densitas7.21 g/cm³
Titik leleh1 519 K (1 246 °C)
Titik didih2 334 K (2 061 °C)
Elektronegativitas Pauling1.55
Energi ionisasi pertama717.3 kJ/mol
Afinitas elektron—
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Sejarah
Penemuan dan identifikasi
Penemuan Mangan dikaitkan dengan Torbern Olof Bergman. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Isotop dan bobot atom
Bagaimana isotop memengaruhi angka
Bobot atom standar yang tercantum adalah 54.938043(2). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Mangan memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Keselamatan
Penanganan dan paparan
Risiko Mangan bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.