Unsur kimia · halaman referensi
24Cr

Kromium

Kromium adalah unsur kimia bernomor atom 24 dengan simbol Cr. Unsur ini berada pada periode 4, golongan 6, blok d. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Ar] 3d5 4s1.

Nomor atom24
Bobot atom standar51.9961(6)
Golongan6
Periode4
Blokd
Konfigurasi elektron[Ar] 3d5 4s1
Struktur elektron

Apa yang mengendalikan kimianya

Subkulit d ikut menentukan kimia Kromium. Pada logam transisi, tingkat energi elektron yang berdekatan memungkinkan beberapa keadaan oksidasi, pembentukan kompleks koordinasi, dan aktivitas katalitik.

Konfigurasi elektron Kromium adalah [Ar] 3d5 4s1. Ketika elektron dilepas atau disusun ulang dalam senyawa, pengisian orbital d dapat berubah dan memengaruhi warna, kemagnetan, ikatan, serta reaktivitas.

Bentuk kimia

Senyawa, ion, dan material

Bentuk kimia penting Kromium mencakup logam dan paduan, oksida, halida, serta kompleks koordinasi. Elektron s dan d yang berdekatan energinya memungkinkan beberapa keadaan oksidasi; ligan dapat mengubah warna, kemagnetan, dan reaktivitas secara kuat.

Sifat fisik

Keadaan dan perubahan fase

Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 7.15g/cm³. Titik lelehnya 2 180 K (1 907 °C). Titik didihnya 2 944 K (2 671 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.

Keberadaan dan kegunaan

Di mana Kromium ditemukan dan digunakan

Dalam praktik, Kromium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan baja tahan karat, pelapisan logam dan pigmen. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.

Dalam praktik

Contoh kegunaan nyata

Baja tahan karat

Dalam aplikasi baja tahan karat, Kromium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Pelapisan logam

Dalam aplikasi pelapisan logam, Kromium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Pigmen

Senyawa Kromium digunakan sebagai pigmen atau bahan optik karena dapat memberi warna dan sifat optik yang stabil.

Posisi periodik

Apa yang ditunjukkan unsur tetangga

Kromium berada pada periode 4, golongan 6. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Vanadium; Mangan; Niobium; Molibdenum; Teknesium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.

Data referensi

Sifat fisik dan atom

Klasifikasilogam transisi
Fase pada suhu kamarpadat
Kulit elektron2 · 8 · 13 · 1
Densitas7.15g/cm³
Titik leleh2 180 K (1 907 °C)
Titik didih2 952 K (2 679 °C)
Elektronegativitas Pauling1.66
Energi ionisasi pertama652.9 kJ/mol
Afinitas elektron65.21 kJ/mol

Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.

Sejarah

Penemuan dan identifikasi

Penemuan Kromium dikaitkan dengan Louis Nicolas Vauquelin. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.

Isotop dan bobot atom

Bagaimana isotop memengaruhi angka

Bobot atom standar yang tercantum adalah 51.9961(6). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.

Kromium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.

Keselamatan

Penanganan dan paparan

Risiko Kromium bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.