Magnet
Dalam aplikasi magnet, Praseodimium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Praseodimium adalah unsur kimia bernomor atom 59 dengan simbol Pr. Unsur ini berada pada periode 6, golongan —, blok f. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Xe] 4f3 6s2.
Lantanida dicirikan oleh pengisian subkulit 4f. Keadaan oksidasi +3 mendominasi banyak kimianya, sedangkan elektron f yang tidak berpasangan menghasilkan sifat magnetik dan optik yang khas.
Konfigurasi elektron Praseodimium adalah [Xe] 4f3 6s2. Elektron 4f cukup terlindung sehingga unsur lantanida yang berdekatan memiliki kimia yang mirip; perbedaan kecil dalam jari-jari dan susunan elektron tetap penting untuk pemisahan, spektrum, dan kemagnetan.
Praseodimium paling sering membentuk ion +3 dalam oksida, halida, dan kompleks koordinasi. Kimianya mirip dengan lantanida tetangga, sementara elektron f memberi perbedaan pada magnetisme, spektrum, dan warna.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 6.77 g/cm³. Titik lelehnya 1 208 K (934.9 °C). Titik didihnya 3 403 K (3 130 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Praseodimium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan magnet, paduan pesawat dan kaca khusus. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Dalam aplikasi magnet, Praseodimium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Dalam aplikasi paduan pesawat, Praseodimium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Dalam aplikasi kaca khusus, Praseodimium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Praseodimium berada pada periode 6 dalam deret blok f. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Lantanum; Serium; Neodimium; Prometium. Membandingkan sepanjang deret ini membantu melihat perubahan bertahap dalam jari-jari atom, konfigurasi elektron, keadaan oksidasi, serta sifat magnetik atau optik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Praseodimium dikaitkan dengan Carl Auer von Welsbach. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar yang tercantum adalah 140.90766(1). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Praseodimium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Risiko Praseodimium bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.