Alat potong
Dalam aplikasi alat potong, Wolfram atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Wolfram adalah unsur kimia bernomor atom 74 dengan simbol W. Unsur ini berada pada periode 6, golongan 6, blok d. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Xe] 4f14 5d4 6s2.
Subkulit d ikut menentukan kimia Wolfram. Pada logam transisi, tingkat energi elektron yang berdekatan memungkinkan beberapa keadaan oksidasi, pembentukan kompleks koordinasi, dan aktivitas katalitik.
Konfigurasi elektron Wolfram adalah [Xe] 4f14 5d4 6s2. Ketika elektron dilepas atau disusun ulang dalam senyawa, pengisian orbital d dapat berubah dan memengaruhi warna, kemagnetan, ikatan, serta reaktivitas.
Bentuk kimia penting Wolfram mencakup logam dan paduan, oksida, halida, serta kompleks koordinasi. Elektron s dan d yang berdekatan energinya memungkinkan beberapa keadaan oksidasi; ligan dapat mengubah warna, kemagnetan, dan reaktivitas secara kuat.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 19.25 g/cm³. Titik lelehnya 3 687 K (3 414 °C). Titik didihnya 6 203 K (5 930 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Wolfram dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan alat potong, elektronika dan paduan. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Dalam aplikasi alat potong, Wolfram atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Wolfram digunakan pada komponen dan material elektronika ketika konduktivitas, sifat semikonduktor, respons optik, atau kestabilan kimia diperlukan.
Wolfram ditambahkan ke logam atau paduan untuk mengubah kekuatan, ketahanan korosi, perilaku leleh, atau kinerja pada suhu tinggi.
Wolfram berada pada periode 6, golongan 6. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Niobium; Molibdenum; Teknesium; Tantalum; Renium; Dubnium; Seaborgium; Bohrium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Wolfram dikaitkan dengan Carl Wilhelm Scheele. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar yang tercantum adalah 183.84(1). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Wolfram memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Risiko Wolfram bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.