Mendeleev
Mendeleev · Senyawa

Kalsium hidroksida

Ca(OH)2

Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) adalah basa kuat. Sifat suatu zat ditentukan bukan hanya oleh komposisi unsur, tetapi juga oleh ikatan, geometri molekul atau kisi kristal, serta perilaku partikel dalam zat murni maupun larutan.

Data dasar

Rumus kimiaCa(OH)2
Massa molar74.092 g/mol
Wujud pada 20 °Cpadat
Jenis zatbasa kuat
Ikatan utamaikatan ionik

Apa yang dinyatakan rumus

Satu unit rumus Ca(OH)2 mengandung 1 × kalsium (Ca), 2 × oksigen (O), 2 × hidrogen (H). Dari massa atom relatif diperoleh massa molar sekitar 74.092 g/mol. Subskrip dalam rumus menyatakan jumlah atom dan tidak dengan sendirinya menunjukkan muatan, bilangan oksidasi, atau geometri.

Persentase massa unsur

Jika dilihat berdasarkan massa, kontribusi terbesar berasal dari kalsium (Ca, 54.1 %). Persentase massa bergantung pada jumlah atom sekaligus massa atom relatifnya, sehingga tidak dapat ditentukan hanya dari besarnya subskrip.

kalsium (Ca)154.1 %
oksigen (O)243.2 %
hidrogen (H)22.7 %

Struktur dan ikatan

Kalsium hidroksida Ca(OH)₂ adalah padatan ionik yang terdiri atas Ca²⁺ dan OH⁻, dikenal sebagai kapur padam. Kelarutannya dalam air tidak besar, tetapi bagian yang larut hampir sepenuhnya terdisosiasi menjadi ion sehingga larutan jenuh bersifat sangat basa.

Ikatan di dalam molekul atau ion perlu dibedakan dari gaya antarpartikel. Polaritas ikatan, bentuk molekul, distribusi muatan, serta kemampuan membentuk ikatan hidrogen atau interaksi ionik memengaruhi kelarutan, titik perubahan fase, dan reaktivitas melalui mekanisme yang berbeda.

Visual R3

Struktur dasar
Struktur dasar
Struktur dan sifat
Struktur dan sifat
Interaksi atau reaksi
Interaksi atau reaksi

Perilaku kimia

Ion OH⁻ menetralkan asam dan ketika menyerap CO₂ terbentuk endapan CaCO₃. Reaksi ini menjadi dasar uji karbon dioksida dengan air kapur dan juga proses karbonasi bertahap pada mortar yang terpapar udara.

Nilai sifat fisik harus dibaca bersama kondisi pengukurannya. Suhu, tekanan, konsentrasi, kemurnian, bentuk kristal, atau pelarut dapat mengubah densitas, kelarutan, keadaan fase, dan laju reaksi. Karena itu nilai representatif adalah titik acuan untuk perbandingan, bukan angka yang selalu sama pada setiap kondisi.

Larutan, kesetimbangan, dan kondisi

Di dalam larutan air, spesies yang ada tidak selalu sama persis dengan bentuk pada zat murni. Hidrasi, kesetimbangan asam–basa, asosiasi, disosiasi, atau hidrolisis dapat mengubah proporsi spesies kimia yang benar-benar hadir.

Perubahan konsentrasi atau pH dapat menggeser kesetimbangan dan mengubah laju reaksi. Karena itu sifat suatu zat harus dibaca bersama lingkungannya; rumus kimia menyatakan komposisi, tetapi tidak mewakili seluruh spesies yang mungkin ada di dalam larutan.

Kegunaan dan arti penting

Ca(OH)₂ digunakan dalam konstruksi, netralisasi air limbah, pengolahan tanah, dan industri gula.

Pemanfaatan suatu zat ditentukan oleh gabungan reaktivitas, kelarutan, volatilitas, sifat termal, dan interaksinya dengan sistem biologis. Sifat yang berguna dalam proses terkendali dapat menjadi sumber risiko ketika kondisi pemakaian berubah.

Keselamatan dan konteks yang tepat

Debu atau suspensi pekat sangat basa dan dapat merusak mata serta kulit.

Keamanan tidak dapat dinilai hanya dari nama zat. Jumlah, konsentrasi, suhu, jalur paparan, ventilasi, dan kompatibilitas dengan bahan lain perlu diperhitungkan, dengan data keselamatan yang sesuai untuk produk atau kondisi eksperimen yang sebenarnya.

Perbandingan penting

Kelarutannya lebih rendah daripada NaOH, tetapi bagian yang larut tetap bertindak sebagai basa kuat.

Dua zat dengan rumus serupa atau unsur yang sama tetap dapat memiliki sifat sangat berbeda jika konektivitas atom, geometri, muatan, atau gugus fungsinya berubah. Perbandingan yang baik melihat bukan hanya kesamaan, tetapi juga perbedaan struktur yang mengubah perilaku kimia.

Unsur dalam rumus