Respirasi
Kimia oksigen menopang respirasi aerob dengan menerima elektron dalam metabolisme sel.
Oksigen adalah unsur kimia bernomor atom 8 dengan simbol O. Unsur ini berada pada periode 2, golongan 16, blok p. Pada suhu kamar keadaan acuannya gas, dan konfigurasi elektronnya [He] 2s2 2p4.
Konfigurasi elektron Oksigen adalah [He] 2s2 2p4. Distribusi elektron pada kulit dan subkulit terluar mengendalikan cara atom membentuk ikatan serta keadaan oksidasi yang paling mungkin.
Untuk memahami reaktivitas, konfigurasi elektron perlu dibaca bersama posisi dalam tabel periodik. Keduanya menunjukkan elektron valensi, efek penyarungan, ukuran atom, dan kecenderungan atom kehilangan, menerima, atau berbagi elektron.
Oksigen membentuk berbagai jenis zat bergantung pada struktur elektron dan lingkungan kimianya. Oksida, halida, hidrida, paduan, atau senyawa kovalen dapat menjadi penting; keadaan oksidasi menentukan struktur, ikatan, dan reaktivitas.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah gas. Densitas yang tercantum adalah 1.429 g/L. Titik lelehnya 54.37 K (-218.8 °C). Titik didihnya 90.19 K (-183 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Oksigen dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan respirasi, metalurgi, baja dan pengolahan air. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Kimia oksigen menopang respirasi aerob dengan menerima elektron dalam metabolisme sel.
Dalam aplikasi metalurgi, Oksigen atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Dalam aplikasi baja, Oksigen atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Oksigen digunakan dalam desinfeksi, pemurnian, oksidasi, atau proses kimia pengolahan air.
Oksigen berada pada periode 2, golongan 16. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Nitrogen; Fluorin; Fosfor; Belerang; Klorin. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Oksigen dikaitkan dengan Carl Wilhelm Scheele. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar Oksigen dinyatakan sebagai rentang [15.99903, 15.99977]. Proporsi isotop pada bahan alami dapat berubah, sehingga satu angka desimal tunggal tidak selalu mewakili semua sampel.
Oksigen memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Risiko Oksigen bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.