Tulang dan gigi
Fase mineral kaya kalsium memberi kekerasan dan dukungan struktural pada tulang dan gigi.
Kalsium adalah unsur kimia bernomor atom 20 dengan simbol Ca. Unsur ini berada pada periode 4, golongan 2, blok s. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Ar] 4s2.
Golongan 2 memiliki konfigurasi valensi s². Kehilangan dua elektron valensi menghasilkan ion +2 yang khas bagi logam alkali tanah.
Konfigurasi elektron Kalsium adalah [Ar] 4s2. Dibanding golongan 1, dua elektron terluar mengubah energi ionisasi, pola ikatan, dan reaktivitas; di alam unsur ini lazim ditemukan sebagai oksida, karbonat, sulfat, atau halida.
Kalsium umumnya dijumpai sebagai senyawa ionik seperti oksida, hidroksida, halida, karbonat, atau sulfat. Bentuk logam bebas relatif reaktif, sehingga kimia alaminya terutama mencerminkan kecenderungan membentuk kation yang stabil.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 1.55 g/cm³. Titik lelehnya 1 115 K (841.9 °C). Titik didihnya 1 757 K (1 484 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Kalsium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan tulang dan gigi, semen, kapur dan biologi. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Fase mineral kaya kalsium memberi kekerasan dan dukungan struktural pada tulang dan gigi.
Senyawa kalsium berperan dalam fase mineral dan reaksi yang memberi semen serta beton sifat mekaniknya.
Dalam aplikasi kapur, Kalsium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Dalam aplikasi biologi, Kalsium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Kalsium berada pada periode 4, golongan 2. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Natrium; Magnesium; Kalium; Skandium; Rubidium; Stronsium; Itrium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Kalsium dikaitkan dengan Humphry Davy. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar yang tercantum adalah 40.078(4). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Kalsium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Risiko Kalsium bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.