Produksi pupuk
Senyawa Kalium digunakan dalam pupuk atau nutrisi tanaman ketika unsur tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan metabolisme.
Kalium adalah unsur kimia bernomor atom 19 dengan simbol K. Unsur ini berada pada periode 4, golongan 1, blok s. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Ar] 4s1.
Logam alkali memiliki satu elektron valensi pada kulit terluar. Elektron ini relatif mudah dilepas sehingga ion +1 sangat umum dan unsur bebasnya sangat reaktif.
Konfigurasi elektron Kalium adalah [Ar] 4s1. Ke bawah golongan 1, elektron terluar makin jauh dari inti dan umumnya lebih mudah dilepas; karena itu unsur-unsur ini di alam terutama dijumpai sebagai senyawa ionik.
Kalium umumnya dijumpai sebagai senyawa ionik seperti oksida, hidroksida, halida, karbonat, atau sulfat. Bentuk logam bebas relatif reaktif, sehingga kimia alaminya terutama mencerminkan kecenderungan membentuk kation yang stabil.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 0.890g/cm³. Titik lelehnya 336.8 K (63.7 °C). Titik didihnya 1 032 K (758.9 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Kalium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan produksi pupuk, biologi, sabun dan basa kimia. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Senyawa Kalium digunakan dalam pupuk atau nutrisi tanaman ketika unsur tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan metabolisme.
Dalam aplikasi biologi, Kalium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Basa kuat natrium atau kalium bereaksi dengan lemak melalui saponifikasi untuk menghasilkan garam sabun.
Dalam aplikasi basa kimia, Kalium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Kalium berada pada periode 4, golongan 1. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Natrium; Magnesium; Kalsium; Rubidium; Stronsium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Kalium dikaitkan dengan Humphry Davy. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar yang tercantum adalah 39.0983(1). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Kalium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Kalium dapat bereaksi kuat dalam kondisi tertentu, terutama dengan bahan yang tidak kompatibel. Sumber panas, kelembapan, udara, dan lingkungan reaksi perlu dikendalikan sesuai bentuk sampelnya.