Mendeleev
Mendeleev · Senyawa

Fenol

C6H6O

Fenol (C6H6O) adalah senyawa fenol. Sifat suatu zat ditentukan bukan hanya oleh komposisi unsur, tetapi juga oleh ikatan, geometri molekul atau kisi kristal, serta perilaku partikel dalam zat murni maupun larutan.

Data dasar

Rumus kimiaC6H6O
Massa molar94.113 g/mol
Wujud pada 20 °Cpadat
Jenis zatsenyawa fenol
Ikatan utamaikatan kovalen polar

Apa yang dinyatakan rumus

Satu unit rumus C6H6O mengandung 6 × karbon (C), 6 × hidrogen (H), 1 × oksigen (O). Dari massa atom relatif diperoleh massa molar sekitar 94.113 g/mol. Subskrip dalam rumus menyatakan jumlah atom dan tidak dengan sendirinya menunjukkan muatan, bilangan oksidasi, atau geometri.

Persentase massa unsur

Jika dilihat berdasarkan massa, kontribusi terbesar berasal dari karbon (C, 76.6 %). Persentase massa bergantung pada jumlah atom sekaligus massa atom relatifnya, sehingga tidak dapat ditentukan hanya dari besarnya subskrip.

karbon (C)676.6 %
hidrogen (H)66.4 %
oksigen (O)117.0 %

Struktur dan ikatan

Fenol C₆H₅OH memiliki gugus hidroksil yang terikat langsung pada cincin benzena. Pasangan elektron bebas oksigen berinteraksi melalui resonansi dengan sistem π aromatik sehingga keasaman O–H dan distribusi elektron cincin berbeda dari alkohol alifatik biasa.

Ikatan di dalam molekul atau ion perlu dibedakan dari gaya antarpartikel. Polaritas ikatan, bentuk molekul, distribusi muatan, serta kemampuan membentuk ikatan hidrogen atau interaksi ionik memengaruhi kelarutan, titik perubahan fase, dan reaktivitas melalui mekanisme yang berbeda.

Visual R3

Struktur dasar
Struktur dasar
Struktur dan sifat
Struktur dan sifat
Interaksi atau reaksi
Interaksi atau reaksi

Perilaku kimia

Fenol lebih asam daripada etanol dan bereaksi dengan basa kuat membentuk ion fenoksida. Gugus –OH mengaktifkan cincin aromatik sehingga substitusi elektrofilik terutama dipermudah pada posisi orto dan para.

Nilai sifat fisik harus dibaca bersama kondisi pengukurannya. Suhu, tekanan, konsentrasi, kemurnian, bentuk kristal, atau pelarut dapat mengubah densitas, kelarutan, keadaan fase, dan laju reaksi. Karena itu nilai representatif adalah titik acuan untuk perbandingan, bukan angka yang selalu sama pada setiap kondisi.

Larutan, kesetimbangan, dan kondisi

Di dalam larutan air, spesies yang ada tidak selalu sama persis dengan bentuk pada zat murni. Hidrasi, kesetimbangan asam–basa, asosiasi, disosiasi, atau hidrolisis dapat mengubah proporsi spesies kimia yang benar-benar hadir.

Perubahan konsentrasi atau pH dapat menggeser kesetimbangan dan mengubah laju reaksi. Karena itu sifat suatu zat harus dibaca bersama lingkungannya; rumus kimia menyatakan komposisi, tetapi tidak mewakili seluruh spesies yang mungkin ada di dalam larutan.

Kegunaan dan arti penting

Fenol merupakan bahan baku penting untuk resin, obat, dan berbagai zat antara kimia.

Pemanfaatan suatu zat ditentukan oleh gabungan reaktivitas, kelarutan, volatilitas, sifat termal, dan interaksinya dengan sistem biologis. Sifat yang berguna dalam proses terkendali dapat menjadi sumber risiko ketika kondisi pemakaian berubah.

Keselamatan dan konteks yang tepat

Senyawa ini korosif, toksik, dan dapat diserap melalui kulit sehingga kontak langsung harus dihindari.

Keamanan tidak dapat dinilai hanya dari nama zat. Jumlah, konsentrasi, suhu, jalur paparan, ventilasi, dan kompatibilitas dengan bahan lain perlu diperhitungkan, dengan data keselamatan yang sesuai untuk produk atau kondisi eksperimen yang sebenarnya.

Perbandingan penting

Walau sama-sama memiliki –OH seperti etanol, resonansi dengan cincin aromatik mengubah reaktivitasnya secara mendasar.

Dua zat dengan rumus serupa atau unsur yang sama tetap dapat memiliki sifat sangat berbeda jika konektivitas atom, geometri, muatan, atau gugus fungsinya berubah. Perbandingan yang baik melihat bukan hanya kesamaan, tetapi juga perbedaan struktur yang mengubah perilaku kimia.

Unsur dalam rumus