Elektronika
Talium digunakan pada komponen dan material elektronika ketika konduktivitas, sifat semikonduktor, respons optik, atau kestabilan kimia diperlukan.
Talium adalah unsur kimia bernomor atom 81 dengan simbol Tl. Unsur ini berada pada periode 6, golongan 13, blok p. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p1.
Subkulit p ikut menentukan kimia Talium. Pada logam transisi, tingkat energi elektron yang berdekatan memungkinkan beberapa keadaan oksidasi, pembentukan kompleks koordinasi, dan aktivitas katalitik.
Konfigurasi elektron Talium adalah [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p1. Ketika elektron dilepas atau disusun ulang dalam senyawa, pengisian orbital d dapat berubah dan memengaruhi warna, kemagnetan, ikatan, serta reaktivitas.
Bentuk kimia penting Talium mencakup logam dan paduan, oksida, halida, serta kompleks koordinasi. Elektron s dan d yang berdekatan energinya memungkinkan beberapa keadaan oksidasi; ligan dapat mengubah warna, kemagnetan, dan reaktivitas secara kuat.
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 11.85 g/cm³. Titik lelehnya 577 K (303.9 °C). Titik didihnya 1 746 K (1 473 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Dalam praktik, Talium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan elektronika, optik dan riset ilmiah. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Talium digunakan pada komponen dan material elektronika ketika konduktivitas, sifat semikonduktor, respons optik, atau kestabilan kimia diperlukan.
Dalam aplikasi optik, Talium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Talium terutama dibuat dan diukur dalam eksperimen untuk menguji tren atom, inti, dan sistem periodik; unsur ini tidak memiliki penggunaan komersial skala besar.
Talium berada pada periode 6, golongan 13. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Kadmium; Indium; Timah; Raksa; Timbal; Kopernisium; Nihonium; Flerovium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Penemuan Talium dikaitkan dengan William Crookes. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Bobot atom standar Talium dinyatakan sebagai rentang [204.382, 204.385]. Proporsi isotop pada bahan alami dapat berubah, sehingga satu angka desimal tunggal tidak selalu mewakili semua sampel.
Talium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Sebagian bentuk Talium atau senyawanya memiliki toksisitas yang berarti. Bahaya bergantung pada spesies kimia, dosis, dan jalur paparan; data keselamatan untuk zat yang benar-benar digunakan harus menjadi acuan.