Unsur kimia · halaman referensi
5B

Boron

Boron adalah unsur kimia bernomor atom 5 dengan simbol B. Unsur ini berada pada periode 2, golongan 13, blok p. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [He] 2s2 2p1.

Nomor atom5
Bobot atom standar[10.806, 10.821]
Golongan13
Periode2
Blokp
Konfigurasi elektron[He] 2s2 2p1
Struktur elektron

Apa yang mengendalikan kimianya

Konfigurasi elektron Boron adalah [He] 2s2 2p1. Distribusi elektron pada kulit dan subkulit terluar mengendalikan cara atom membentuk ikatan serta keadaan oksidasi yang paling mungkin.

Untuk memahami reaktivitas, konfigurasi elektron perlu dibaca bersama posisi dalam tabel periodik. Keduanya menunjukkan elektron valensi, efek penyarungan, ukuran atom, dan kecenderungan atom kehilangan, menerima, atau berbagi elektron.

Bentuk kimia

Senyawa, ion, dan material

Boron membentuk berbagai jenis zat bergantung pada struktur elektron dan lingkungan kimianya. Oksida, halida, hidrida, paduan, atau senyawa kovalen dapat menjadi penting; keadaan oksidasi menentukan struktur, ikatan, dan reaktivitas.

Sifat fisik

Keadaan dan perubahan fase

Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 2.34g/cm³. Titik lelehnya 2 365 K (2 092 °C). Titik didihnya 4 200 K (3 927 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.

Keberadaan dan kegunaan

Di mana Boron ditemukan dan digunakan

Dalam praktik, Boron dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan kaca borosilikat, serat kaca dan nutrisi tanaman. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.

Dalam praktik

Contoh kegunaan nyata

Kaca borosilikat

Dalam aplikasi kaca borosilikat, Boron atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Serat kaca

Dalam aplikasi serat kaca, Boron atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Nutrisi tanaman

Dalam aplikasi nutrisi tanaman, Boron atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Posisi periodik

Apa yang ditunjukkan unsur tetangga

Boron berada pada periode 2, golongan 13. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Karbon; Aluminium; Silikon. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.

Data referensi

Sifat fisik dan atom

Klasifikasimetaloid
Fase pada suhu kamarpadat
Kulit elektron2 · 3
Densitas2.34g/cm³
Titik leleh2 365 K (2 092 °C)
Titik didih4 200 K (3 927 °C)
Elektronegativitas Pauling2.04
Energi ionisasi pertama800.6 kJ/mol
Afinitas elektron26.99 kJ/mol

Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.

Sejarah

Penemuan dan identifikasi

Penemuan Boron dikaitkan dengan Joseph Louis Gay-Lussac. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.

Isotop dan bobot atom

Bagaimana isotop memengaruhi angka

Bobot atom standar Boron dinyatakan sebagai rentang [10.806, 10.821]. Proporsi isotop pada bahan alami dapat berubah, sehingga satu angka desimal tunggal tidak selalu mewakili semua sampel.

Boron memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.

Keselamatan

Penanganan dan paparan

Risiko Boron bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.