Barium adalah unsur kimia bernomor atom 56 dengan simbol Ba. Unsur ini berada pada periode 6, golongan 2, blok s. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Xe] 6s2.
Nomor atom56
Bobot atom standar137.327(7)
Golongan2
Periode6
Bloks
Konfigurasi elektron[Xe] 6s2
Struktur elektron
Apa yang mengendalikan kimianya
Golongan 2 memiliki konfigurasi valensi s². Kehilangan dua elektron valensi menghasilkan ion +2 yang khas bagi logam alkali tanah.
Konfigurasi elektron Barium adalah [Xe] 6s2. Dibanding golongan 1, dua elektron terluar mengubah energi ionisasi, pola ikatan, dan reaktivitas; di alam unsur ini lazim ditemukan sebagai oksida, karbonat, sulfat, atau halida.
Bentuk kimia
Senyawa, ion, dan material
Barium umumnya dijumpai sebagai senyawa ionik seperti oksida, hidroksida, halida, karbonat, atau sulfat. Bentuk logam bebas relatif reaktif, sehingga kimia alaminya terutama mencerminkan kecenderungan membentuk kation yang stabil.
Sifat fisik
Keadaan dan perubahan fase
Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Densitas yang tercantum adalah 3.51 g/cm³. Titik lelehnya 1 000 K (726.9 °C). Titik didihnya 2 118 K (1 845 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.
Keberadaan dan kegunaan
Di mana Barium ditemukan dan digunakan
Dalam praktik, Barium dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan peralatan pencitraan medis, fluida pengeboran dan kembang api. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.
Dalam praktik
Contoh kegunaan nyata
Peralatan pencitraan medis
Dalam aplikasi peralatan pencitraan medis, Barium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Fluida pengeboran
Dalam aplikasi fluida pengeboran, Barium atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.
Kembang api
Senyawa Barium dapat menghasilkan warna, percikan, atau efek energetik khas saat dipanaskan dalam campuran piroteknik.
Posisi periodik
Apa yang ditunjukkan unsur tetangga
Barium berada pada periode 6, golongan 2. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Rubidium; Stronsium; Itrium; Sesium; Fransium; Radium. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.
Data referensi
Sifat fisik dan atom
Klasifikasilogam alkali tanah
Fase pada suhu kamarpadat
Kulit elektron2 · 8 · 18 · 18 · 8 · 2
Densitas3.51 g/cm³
Titik leleh1 000 K (726.9 °C)
Titik didih2 119 K (1 845 °C)
Elektronegativitas Pauling0.89
Energi ionisasi pertama502.8kJ/mol
Afinitas elektron13.95 kJ/mol
Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.
Sejarah
Penemuan dan identifikasi
Penemuan Barium dikaitkan dengan Carl Wilhelm Scheele. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.
Isotop dan bobot atom
Bagaimana isotop memengaruhi angka
Bobot atom standar yang tercantum adalah 137.327(7). Nilai ini mencerminkan komposisi isotop bahan alami di Bumi, bukan massa satu atom tunggal.
Barium memiliki setidaknya satu isotop stabil. Semua isotop memiliki jumlah proton yang sama tetapi berbeda jumlah neutron, sehingga massa atomnya berbeda.
Keselamatan
Penanganan dan paparan
Risiko Barium bergantung pada bentuk kimia, dosis, dan jalur paparan. Unsur bebas, ion, dan senyawanya dapat memiliki dampak biologis serta lingkungan yang sangat berbeda, sehingga lembar data keselamatan zat spesifik perlu diperiksa.