Unsur kimia · halaman referensi
85At

Astatin

Astatin adalah unsur kimia bernomor atom 85 dengan simbol At. Unsur ini berada pada periode 6, golongan 17, blok p. Pada suhu kamar keadaan acuannya padat, dan konfigurasi elektronnya [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p5.

Nomor atom85
Bobot atom standarTidak ada bobot atom standar
Golongan17
Periode6
Blokp
Konfigurasi elektron[Xe] 4f14 5d10 6s2 6p5
Struktur elektron

Apa yang mengendalikan kimianya

Halogen memiliki tujuh elektron valensi. Penambahan satu elektron melengkapi kulit terluar sehingga ion halida −1 sangat umum; unsur yang lebih berat juga membentuk banyak senyawa kovalen dengan keadaan oksidasi positif.

Konfigurasi elektron Astatin adalah [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p5. Posisi yang hanya satu elektron dari konfigurasi gas mulia menjelaskan reaktivitas tinggi unsur bebas dan perubahan sifat fisik yang jelas sepanjang golongan 17.

Bentuk kimia

Senyawa, ion, dan material

Unsur bebas Astatin sangat reaktif, sedangkan ion halida merupakan bentuk yang sangat umum. Hidrogen halida, garam halida, senyawa antarhalogen, dan pada unsur berat senyawa beroksigen membentuk bagian penting kimia golongan 17.

Sifat fisik

Keadaan dan perubahan fase

Keadaan acuan pada suhu kamar adalah padat. Titik lelehnya 575 K (301.9 °C). Titik didihnya 610 K (336.9 °C). Tekanan, kemurnian, struktur kristal, dan alotrop dapat mengubah nilai fisik yang terukur, sehingga kondisi pengukuran selalu penting.

Keberadaan dan kegunaan

Di mana Astatin ditemukan dan digunakan

Dalam praktik, Astatin dijumpai dalam aplikasi yang berkaitan dengan riset ilmiah, kedokteran nuklir dan sintesis kimia. Sifat yang dimanfaatkan dapat berasal dari unsur murni, paduan, senyawa, atau isotop tertentu; karena itu bentuk kimia selalu penting ketika membahas kegunaan sebenarnya.

Dalam praktik

Contoh kegunaan nyata

Riset ilmiah

Astatin terutama dibuat dan diukur dalam eksperimen untuk menguji tren atom, inti, dan sistem periodik; unsur ini tidak memiliki penggunaan komersial skala besar.

Kedokteran nuklir

Dalam aplikasi kedokteran nuklir, Astatin atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Sintesis kimia

Dalam aplikasi sintesis kimia, Astatin atau senyawanya dipilih karena sifat kimia, fisik, listrik, optik, mekanik, atau nuklir yang sesuai dengan fungsi tersebut. Bentuk kimia yang digunakan menentukan kinerja dan risiko sebenarnya.

Posisi periodik

Apa yang ditunjukkan unsur tetangga

Astatin berada pada periode 6, golongan 17. Unsur tetangga yang ditampilkan ialah Telurium; Iodin; Xenon; Polonium; Radon; Livermorium; Tenesin; Oganeson. Posisi tersebut memungkinkan perbandingan langsung ukuran atom, energi ionisasi, keadaan oksidasi, dan kecenderungan ikatan dengan unsur yang berdekatan dalam tabel periodik.

Data referensi

Sifat fisik dan atom

Klasifikasimetaloid
Fase pada suhu kamarpadat
Kulit elektron2 · 8 · 18 · 32 · 18 · 7
Densitas—
Titik leleh575 K (301.9 °C)
Titik didih610 K (336.9 °C)
Elektronegativitas Pauling2.2
Energi ionisasi pertama899 kJ/mol
Afinitas elektron233 kJ/mol

Nilai menggambarkan unsur atau atom netral bila sesuai. Data fisik dapat bergantung pada alotrop, tekanan, kemurnian, dan kondisi pengukuran.

Sejarah

Penemuan dan identifikasi

Penemuan Astatin dikaitkan dengan Dale R. Corson. Pengamatan pertama, isolasi sampel murni, dan penetapan nomor atom modern tidak selalu terjadi pada saat yang sama, sehingga sejarah unsur perlu dibaca sebagai rangkaian tahap.

Isotop dan bobot atom

Bagaimana isotop memengaruhi angka

Astatin tidak memiliki bobot atom standar karena tidak ada campuran isotop alami yang cukup khas untuk diberi satu rata-rata berbobot yang stabil.

Astatin tidak memiliki isotop stabil. Isotop-isotopnya radioaktif; waktu paruh dan mode peluruhan menjadi data penting dalam pengukuran, riset, dan aplikasi.

Keselamatan

Penanganan dan paparan

Astatin bersifat radioaktif. Penanganannya memerlukan pengendalian radiasi yang disesuaikan dengan isotop, aktivitas, jenis radiasi, dan bentuk kimia sampel.